Perpanjang SIM pada Pelayanan SIM Keliling

Masa berlaku SIM sudah sebelah habis? Perpanjang saja tatkala Pelayanan SIM Keliling. Itulah yang saya lakukan ketika masa real SIM hamba sudah kental tutup usia. Sesudah menghabiskan beberapa jam googling tentang Pelayanan SIM Keluk, akhirnya saya memutuskan utk mencoba layanan tersebut untuk memperpanjang SIM saya.

Sebelum saya berbagi lebih lanjut, beta perlu tegaskan 2 unsur, yaitu (1) SIM yang saya urus adalah SIM A serta (2) SIM saya diterbitkan di Polres Metro Negeri Tangerang. Kedua hal ityu akan menetakkan jumlah upah yang butuh saya lepaskan dan mandala pengurusan SIM saya. Jadi informasi yang akan beta tuangkan pada tulisan yang ada sangat berlabuh pada 2 hal tersebut.

Pertama, menyenggol lokasi Mobil Pelayanan SIM Keliling. Lokasi-lokasi Mobil Pelayanan SIM Pilin di Metropolitan Tangerang eksentrik setiap harinya: Senin di Tang City Cikokol, Selasa di Balai madat Pol Meminta Cipondoh, dan seterusnya. Hamba sendiri menyusun perpanjangan SIM pada perian Jumat. Oleh sebab itu, berdasarkan kisah yang saya dapat dr tautan (link) di bagi, saya pula biar berangkat di Mal Praja (Modern Land).

Saya sampai di Pura Metropolis lebih kurang pukul 08. 15. Mobil Pelayanan SIM Keliling yang ada dalam Mal Metropolis pun mudah ditemukan. Satpam Mal yang saya tanya pun memberikan petunjuk beserta mudah. Berhubung mal ini masih sirep, mobil aku pun dapat saya parkir tidak senggang dari Mobil Pelayanan SIM Keliling tersebut. Tidak ada larangan sama sekali utk menemukan mobil itu walau ini trendi pertama kalinya saya memperpanjang SIM.

Berikut ini prosedur & persyaratan yang perlu beta ikuti dalam memperpanjang SIM A abdi:

Saya menghampiri Mobil Pelayanan SIM Pilin (selanjutnya hamba sebut "mobil") dan tepat meminta Lembar isian Perpanjangan SIM (selanjutnya saya sebut "formulir") kepada instansi di dalam mobil itu.

Petugas meminta SIM A Pasti dan Turunan KTP abdi (KTP sempurna tidak diminta). SIM A itu disimpan oleh petugas, sementara Fotokopi KTP abdi distaples di formulir. Setelah itu lembar isian (dengan KTP yang distaples) diberikan di saya bagi saya tajuk sendiri.



Abdi mengisi formulir tersebut pantas isi KTP saya, sedari alamat, teritori lahir, tanggal lahir, serta lain-lain. Tersedia beberapa Lokasi SIM Corner lembar isian lain yang terkait secara kesehatan, akan tetapi isiannya bukan rumit. Untungnya saya memapah pulpen tunggal, sehingga abdi tidak mesti cari santunan pulpen utk mengisi lembar isian itu.

Kaum tips lainnya yang dapat saya sampaikan terkait ekstensi SIM A di Mobil Pelayanan SIM Keliling adalah sebagai berikut:

Cari nas yang valid mengenai mandala Mobil Pelayanan SIM Kelok. Ada nampaknya lokasi mobil tersebut bukan sama di setiap harinya. Jangan sampai saya datang di lokasi yang salah.

Bawa pulpen tunggal. Jangan mencapai berbatas kita merunyamkan orang beda (dan tentunya merepotkan ada kita sendiri) karena pantas meminjam pulpen.



Pakai baju. Setahu aku saat foto SIM ini harus mengendarai kemeja; tak kaos. Jadi sebaiknya aku membawa baju kita otonom, baik tepat dipakai atau hanya dikenakan saat bakal masuk ke dalam Mobil Pelayanan SIM Keliling. Pada waktu memang gak sempat menjinjing, ada peluang kita siap meminjam kemeja yang kadang disediakan bagi digunakan oleh pemohon SIM di dalam mobil.

Datang sepagi mungkin. Semakin pagi, semakin sedikit pemohon, lebih cepat selesai.

Demikian informasi yang bisa aku sampaikan.

Write a comment

Comments: 1